December 30, 2021

restokuadmin

9 Rahasia Cara Mengelola Warung Makan Biar Selalu Ramai

Mengelola sebuah warung makan seperti mengawasi roda gigi mesin yang rumit. Kamu tidak hanya memiliki masalah manajerial yang biasa dari karyawan dan pelanggan, tetapi kamu juga berurusan dengan layanan makanan. Sebagai pemilik warung makan, hal ini bisa sangat melelahkan. Untuk itu, tingkatkan keterampilan manajerial kamu dengan kiat-kiat mengelola warung makan yang baik, dibawah ini!

1. Konsisten

Tidak ada dua hari di warung makan yang sama. Krisis baru muncul di warung makan dengan mudah tidak seperti bisnis lainnya. Segalanya bergerak cepat, dan hal terburuk yang dapat dilakukan sang pemilik warung makan dalam situasi seperti itu adalah mengambil pendekatan yang tidak konsisten tentang bagaimana dia merespons dan menyelesaikan masalah.

Apa yang kamu butuhkan untuk konsisten?

Bagaimana kamu berkomunikasi?
Bagaimana kamu mempertahankan aturan?
Apa harapan kamu?

2. Kelola Secara Proaktif

Dalam bisnis warung makan, segala sesuatunya berjalan dengan cepat. Maka kamu harus proaktis, yang artinya kamu melihat dan bekerja di masa depan bukan saat ini, untuk mengelola keputusan seperti :

Kebutuhan staf
Perubahan dan pembaruan menu
Kampanye pemasaran
Inventaris
Melihat tren konsumen
Memperbarui teknologi

3. Pelajari Operasinya dengan Mengerjakannya Sendiri

Sebagai pemilik warung makan, semakin banyak pengalaman nyata yang kamu miliki dalam menjalankan bisnis, semakin baik pula dalam pemecahan masalah ketika sesuatu hal yang tak diinginkan terjadi.

Jadilah pemilik yang tidak takut mengotori tangan sendiri, yang tahu bagaimana bagian dapur beroperasi, apa yang dihadapi juru masak, dan tekanan para pelayan. Bicaralah dengan karyawan tentang apa yang mereka lakukan dan mengapa mereka menggunakan metode yang mereka gunakan. Kamu akan mendapatkan rasa hormat (dan pengetahuan) dari karyawan dan memiliki dasar yang lebih baik untuk membuat keputusan yang memengaruhi mereka dan pelanggan yang mereka layani.

4. Prioritaskan Retensi Staf

Menurut survei baru – baru ini, 46% pemilik warung makan mengatakan bahwa mempekerjakan, melatih, dan kemudian mempertahankan staf adalah tantangan nomor satu mereka. Bukan penjualan. Bukan inventaris. Bukan tren.

Jadikan retensi staf sebagai prioritas. Mengganti staf secara terus-menerus adalah pengeluaran besar dalam industri yang sudah memiliki margin keuntungan yang ketat. Dan biasanya jika kamu punya staf yang baik dan ramah, pelanggan pun akan suka bahkan mencarinya lagi.

5. Perhatikan kepuasan pelanggan

Mengelola harapan pelanggan dalam bisnis apa pun itu sulit, tetapi warung makan menempati urutan teratas daftar itu. Kamu berurusan dengan segala sesuatu mulai dari preferensi makanan, masalah diet, arus lalu lintas di warung makan, pelanggan yang marah, pemesanan menit terakhir, dan orang-orang yang muncul untuk makan lima menit sebelum bersiap untuk tutup.

Kepuasan pelanggan adalah tujuan akhir untuk setiap keputusan yang kamu buat ketika masalah pelanggan muncul. Cara kamu mendapatkan kepuasan itu mungkin berbeda, tetapi hasil akhirnya selalu sama.

Dapatkan kepuasan pelanggan tanpa mengorbankan karyawan. Lindungi karyawan dari kemarahan dan kemarahan pelanggan. Ingat, kamu juga tidak ingin kehilangan karyawan.

6. Tingkatkan Pengalaman Pelanggan

Makanan bukan hanya makanan. Menurut National Restaurant Association, 56% orang dewasa yang disurvei mengatakan mereka lebih suka menghabiskan uang untuk sebuah pengalaman daripada hanya pergi ke toko untuk membeli makanan. Kamu mungkin berpikir kamu hanya mengelola persiapan dan pengiriman makanan juga penyajian makanan, tetapi kamu juga mengelola pengalaman pelanggan.

Mengelola pengalaman pelanggan melibatkan perpaduan antara suasana, kebersihan (terutama toilet!), karyawan yang ramah, harga yang wajar, makanan unik, dan bahkan tempat duduk.

7. Pantau Apa yang Dikatakan Pelanggan Tentang Warung Makan

Cara paling populer orang memilih restoran adalah dari mulut ke mulut. Yang paling populer kedua? Media sosial. Ulasan online penting. Membuat pengalaman unik dan berkesan yang membuat orang membicarakan warung makan kamu. Memiliki media sosial itu penting (asalkan kamu bisa mengelolanya dengan baik). Memantau apa yang dikatakan tentang warung makan kamu di media sosial itu penting.

Dan ingat, dari mulut ke mulut bisa dua arah. Bisa positif, bisa juga negatif.

8. Berinvestasi dalam Periklanan

Sebuah warung makan tak akan berkembang dari mulut ke mulut saja. Kamu masih akan membutuhkan iklan. Kamu membutuhkan iklan cetak (seperti pamflet, brosur), kamu membutuhkan iklan online (media sosial). Iklan sangat penting dalam pasar yang kompetitif atau ketika kamu memulai warung makan baru.

Sebagai pemilik warung makan, triknya adalah menetapkan anggaran dan menaatinya. Anggaran periklanan yang cerdas dibuat berdasarkan pengumpulan data yang sesuai dengan kebutuhan warung makan. Kamu harus mengumpulkan data yang diperlukan. Itu termasuk :

Demografi (Siapa yang makan di warung makan kamu? Beriklan di tempat mereka berada. Iklan media sosial dapat bekerja dengan baik dan memiliki kemampuan penargetan audiens yang luas).
Penjualan (Termasuk waktu puncak dan musim)
Tren makanan

9. Temukan mentor

Banyak cara mengelola warung makan terbaik akan datang dari seseorang yang benar-benar memiliki pengalaman di industri jasa makanan. Tips terakhir kami adalah menemukan seseorang yang sudah lebih mengerti dan paham tentang warung makan. Jika kamu tidak dapat menemukannya secara langsung, kamu bisa mencarinya melalui situs web tertentu.

Made by PT Restoku Andalan Indonesia – 2021