November 3, 2021

restokuadmin

Tips Mengelola Bahan Baku Agar Tetap Hemat

Salah satu hal paling krusial dan rumit dalam usaha kuliner adalah pengelolaan bahan baku. Sebab kamu harus memastikan bahwa bahan baku yang diperlukan selalu tersedia dan menggunakan bahan berkualitas, segar, namun tetap hemat sesuai dengan bujet yang telah ditentukan. 

Terlebih apabila restoranmu menggunakan bahan baku tertentu yang tidak semua supplier memilikinya. Tentu kamu memperhitungkan dengan seksama agar tidak kehabisan bahan baku sebelum waktunya agar tidak perlu membeli secara ecer yang justru akan membuat pengeluaranmu semakin membengkak.

Untuk menghindari hal tersebut, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar kita dapat mengelola persediaan bahan baku agar tetap hemat. Yang terpenting yaitu kamu harus berkomitmen untuk disiplin dengan pengelolaan bahan baku serta rutin menghitung dan mengecek stok. Mari kita simak tips berikut ini.

Membuat perencanaan yang baik

Tips pertama dalam pengelolaan bahan baku adalah membuat perencanaan yang baik. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mengenai manajemen persediaan seperti mencatat barang keluar dan masuk, serta mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli bahan baku. 

Ketahui bahwa ada bahan baku yang memiliki masa segarnya cukup lama, sehingga tidak perlu membeli bahan baku setiap hari. Atau untuk bahan baku tertentu yang memiliki masa segar yang pendek, sehingga harus mempertimbangkan kembali kapan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian. 

Hal ini sangat penting untuk diketahui sebagai dasar pengelolaan bahan baku restoran agar tetap hemat. Sebab bila salah perencanaan, maka akan berpengaruh pada pengeluaran.

Mengetahui cara penyimpanan terbaik

Tips berikutnya adalah mengetahui masa segar bahan baku dan cara penyimpanannya. Sebab masing-masing bahan baku memiliki masa segar yang berbeda-beda. Ada yang bertahan hingga berhari-hari dan ada yang tak lebih dari sehari. Maka dari itu, kamu perlu mencatat kapan tanggal pembelian serta masa segarnya dengan melabeli bahan tersebut.

Selanjutnya, kamu perlu mengetahui cara penyimpanan bahan baku tersebut agar selalu terjaga kualitasnya. Ketahui bahan baku apa saja yang perlu disimpan di freezer, lemari pendingin, atau di suhu ruang. Dengan menyimpan di tempat yang tepat, tentu akan berpengaruh pada kesegaran dan cita rasanya. Sebab menyimpan bahan baku dengan kondisi baik sama dengan menghemat bujet karena kamu tak perlu sering melakukan pembelian bahan baku.

Mengontrol penggunaan bahan baku dan cara penyajian masakan

Tips lainnya yang bisa kamu lakukan dalam mengelola bahan baku agar tetap hemat adalah dengan mengontrol penggunaan bahan baku dan penyajian masakan agar tidak berlebihan yang akan membuat pengeluaran bahan baku restoran membengkak. 

Untuk itu, diperlukan kerja sama dengan tim dapur untuk memastikan apakah bahan baku diolah dengan baik dan sesuai standar. Bahkan kamu perlu memperhatikan detail seperti cara mengupas atau memotong bahan baku agar mengetahui seberapa banyak bahan baku yang terbuang. Bila perlu, adakan training kembali untuk tim dapur agar mereka dapat memanfaatkan bahan baku seefektif mungkin sehingga tidak banyak bahan yang terbuang.

Melakukan stock opname secara berkala

Menghitung persediaan stok merupakan hal yang penting dalam pengelolaan bahan baku. Kamu harus melakukan stock opname atau menghitung persediaan bahan secara berkala (minimal 2 kali dalam sebulan) untuk memastikan bahan baku yang akan digunakan masih dalam kondisi yang segar dan berkualitas. 

Memang membutuhkan upaya yang lebih dan waktu yang tidak sebentar untuk melakukannya, namun percayalah bahwa ini akan sebanding dengan hasilnya. Bila kamu cermat dan teliti pada saat stock opname, pengelolaan bahan baku akan lebih efisien dan tentunya bisa berhemat.

Biasakan first in first out

Agar penggunaan bahan baku di restoranmu dapat digunakan secara efisien dan optimal, kamu dapat menerapkan prinsip first in first out. Yaitu bahan baku yang pertama masuk, harus yang pertama dikeluarkan. 

Habiskan bahan baku yang dibeli sebelumnya, baru gunakan bahan yang dibeli baru-baru ini. Dengan menerapkan prinsip ini dapat meminimalisir kemungkinan bahan baku yang harus dibuang karena sudah habis masa segarnya. 

Itulah tadi tips mengelola bahan baku restoran agar tetap hemat. Sebagai pelaku bisnis kuliner, memang sudah menjadi kewajibanmu untuk mengetahui sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang efisien agar dapat hemat. Selain itu, kamu juga bisa mengetahui tips-tips berguna seputar bisnis kuliner lainnya yang dapat diakses melalui laman Restoku.id. Tunggu apa lagi? Simak tips lainnya juga di Restoku.id, yuk!

Made by PT Restoku Andalan Indonesia – 2021